Selamat Datang di Blog saya...

Senin, 22 Oktober 2012

MOBILITAS SOSIAL

Mobilitas sosial adalah perpindahan posisi atau kedudukan dari lapisan satu ke lapisan lainnya. Menurut Horton dan Hunt, mobilitas sosial dapat diartikan sebagai gerak perpindahan dari satu kelas sosial ke kelas lainnya. Menurut Kimbal Young, tujuan mobilitas sosial adalah untuk mendapatkan keterangan tentang kelanggengan dan keluwesan struktur sosial suatu masyarakat tertentu.

Bentuk Mobilitas Sosial
Ada dua bentuk mobilitas sosial yang mendasar, yaitu:
  1. Mobilitas sosial vertikal, merupakan perpindahan individu atau objek sosial dari suatu kedudukan sosial ke kedudukan lainnya yang tidak sederajat. Sesuai dengan arahnya, terdapat dua jenis mobilitas sosial vertikal, yaitu mobilitas sosial vertikal intragenerasi dan mobilitas sosial antargenerasi. mobilitas sosial vertikal intragenerasi adalah mobilitas sosial vertikal yang terjadi dalam diri seseorang. Sedangkan mobilitas sosial antargenerasi adalah dua mobilitas sosial yang tidak terjadi dalam diri orang itu sendiri, tetapi terjadi dalam dua generasi.
  2. Mobilitas sosial horizontal, berarti perpindahan kedudukan secara mendatar atau perpindahan dalam lapisan yang sama. mobilitas sosial horizontal memiliki dua macam bentuk, yaitu mobilitas sosial horizontal intragenerasi dan mobilitas sosial horizontal antargenerasi. Mobilitas sosial intragenerasi terjadi dalam diri seseorang, sedangkan mobilitas sosial horizontal antargenerasi terjadi antara dua generasi.
Saluran-saluran Mobilitas Sosial
Mobilitas sosial vertikal mempunyai saluran-saluran dalam masyarakat. Proses mobilitas sosial vertikal melalui saluran-saluran tersebut oleh Pitirim A. Sorokin disebut social circulation. saluran-saluran tersebut adalah sebagai berikut:
  1. Lembaga pendidikan
  2. Lembaga keagamaan
  3. Angkatan bersenjata
  4. Organisasi ekonomi
  5. Organisasi keahlian
  6. Organisasi politik
Faktor yang Menentukan Mobilitas Sosial
Menurut Horton dan Hunt, ada dua faktor yang mempengaruhi tingkat mobilitas pada masyarakat modern. Faktor-faktor tersebut adalah sebagai berikut:
  1. Faktor struktural, merupakan jumlah relatif dari kedudukan tinggi yang bisa dan harus di isi serta kemudahan untuk memperolehnya.
  2. Faktor individu, merupakan faktor yang berasal dari dalam diri seorang individu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar